Aktivitas Antibakteri Kombinasi Ekstrak Daun Karika (Carica pubescens) dan Minyak Atsiri Rimpang Bengle (Zingiber cassumunar) terhadap Bakteri Gram Positif Penyebab Infeksi Kulit

  • Fania Putri Luhurningtyas Universitas Tidar
  • Prashinta Nita Damayanti
  • Anasthasia Puji Astuti
  • Meytha Putri Prehandhini
  • Syarifah Roihanah

Abstract

Infeksi kulit akibat bakteri Gram positif seperti Staphylococcus aureus dan Bacillus masih menjadi masalah kesehatan, terutama akibat meningkatnya resistensi antibiotik. Daun karika (Carica pubescens) dan rimpang bengle (Zingiber cassumunar) diketahui mengandung senyawa aktif yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antibakteri kombinasi ekstrak daun karika dan minyak atsiri bengle terhadap Bacillus dan Staphylococcus aureus. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan metode difusi cakram dengan variasi perbandingan ekstrak (1:0, 2:1, 1:1, 1:2, dan 0:1), serta kontrol positif dan negatif. Data dianalisis menggunakan Two-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh perlakuan memiliki aktivitas antibakteri. Aktivitas tertinggi terhadap Bacillus diperoleh pada perbandingan 2:1 dengan rata-rata zona hambat 9,15 mm, sedangkan terhadap Staphylococcus aureus pada perbandingan 0:1 sebesar 9,6 mm. Analisis statistik menunjukkan bahwa rasio ekstrak, jenis bakteri, dan interaksi keduanya berpengaruh signifikan terhadap diameter zona hambat (p<0,05). Kombinasi ekstrak daun karika dan bengle berpotensi dikembangkan sebagai antibakteri alami terhadap bakteri Gram positif penyebab infeksi kulit.

Published
2026-07-31
How to Cite
Luhurningtyas, F., Damayanti, P., Astuti, A., Prehandhini, M. P., & Roihanah, S. (2026). Aktivitas Antibakteri Kombinasi Ekstrak Daun Karika (Carica pubescens) dan Minyak Atsiri Rimpang Bengle (Zingiber cassumunar) terhadap Bakteri Gram Positif Penyebab Infeksi Kulit. Herbal Medicine Journal, 9(2), 7-14. https://doi.org/https://doi.org/10.58996/hmj.v9i2.236